by acls us
English Indonesian

Seorang calon importir A bertanya pada suatu forum : “Bagaimana saya mengimpor barang mesin dari Shanghai, China ?”.

Impor adalah kegiatan memasukkan barang ke dalam daerah pabean. Jenis barang yang dapat diimpor berbagai macam, seperti : mainan anak-anak, sepatu dan alas kaki, mesin-mesin, buah-buahan, bahan baku untuk obat, spare parts mobil dan kendaraan, dan lain-lain.

Berikut ini adalah 10  Langkah yang dilakukan dalam mengimpor barang :

Langkah 1:  Melakukan perencanaan barang apa yang diimpor dari negara mana
adalah berkaitan dengan barang apa yang akan diimpor , dari negara mana,  berapa jumlah barang yang diimpor, dan moda transportasi yang digunakan. Langkah 1 juga termasuk dengan estimasi berapa biaya yang akan dikeluarkan dalam mengimpor barang.

Langkah 2: Melakukan registrasi impor agar mendapatkan perijinan impor
adalah berkaitan dengan registrasi importir sesuai dengan perijinan impor. Syarat utama untuk melakukan impor adalah :  barang diimpor harus baru, kecuali diatur secara khusus. Selain perijinan pokok perusahaan ( NPWP,SIUP, dan TDP),  para importir juga harus memiliki API (Angka Pengenal Impor) dan NIK (Nomor Identitas Kepabeanan)

Langkah 3: Memenuhi persyaratan lartas (barang larangan dan batasan) (jika ada)
adalah  berkaitan perijinan khusus  sesuai dengan jenis barang yang ditetapkan sebagai barang larangan dan batasan (lartas) , seperti : NPIK, produsen importir, dan lainnya). Syarat barang lartas ini bisa dicheck di www.insw.go.id.

Langkah 4: Menentukan klasifikasi barang (HS Code)
adalah menentukan klasifikasi barang (HS Code) atas barang yang diimpor. Klasifikasi barang dapat dicheck di Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI). Klasifikasi barang bertujuan untuk mengetahui berapa tarif bea masuk atas barang impor tersebut. Langkah 4 ini dapat dilakukan pada saat langkah 1. Contoh barang impor : daging tanpa tulang: 0201.30.00.00 ; Tarif bea masuk: 5% .

Langkah 5: Membuat pemberitahuan pabean impor
adalah berkaitan dengan pembuatan dokumen pemberitahuan pabean impor, yaitu: PIB (Pemberitahuan Impor Barang- BC 2.0).  PIB dibuat dengan cara manual (formulir& media disket) dan cara elektronik (PDE/EDI). Wilayah Bea dan Cukai Jakarta, Semarang, Surabaya, Makasar,dan Medan  sudah melakukand dengan cara elektronik (PDE/EDI). Pembuatan PIB dapat dilakukan sendiri oleh importir atau melalui kuasanya, yaitu : PPJK (Pengusaha Perusahaan Jasa Kepabenan).

Langkah 6: Menghitung bea masuk dan pajak dalam rangka impor
adalah menghitung besarnya bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PPN, PPh pasal 22).  Perhitungan bea masuk adalah tarif BM x Nilai Pabean. Metode menentukan nilai pabean ada 6 metode yang ditetapkan secara hirarki. Salah satu metoda nilai pabean yang sering digunakan adalah metode nilai pabean berdasarkan nilai transaksi.

Langkah 7: Membayar bea masuk dan pajak dalam rangka impor
adalah berkaitan dengan pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka impor (PPN, dan PPH pasal 22) atas barang yang diimpor ke bank devisa yang telah kerjasama dengan instansi Bea dan Cukai.

Langkah 8: Mendapatkan penjaluran barang
adalah berkaitan  penjaluran  barang  impor yang ditetapkan berdasarkan kriteria manjemen resiko. Penjaluran terdiri dari jalur hijau, jalur kuning, jalur merah, jalur Mita Non Prioritas dan  Mita Prioritas.

Langkah 9: Melakukan proses pengeluaran barang di pelabuhan
adalah berkaitan prosedur pengeluaran barang impor. Pengeluaran barang impor dapat dilakukan oleh importir sendiri atau melalui jasa EMKL atau Freight Forwarder.

Langkah 10: Mengirimkan barang impor ke tempat tujuan bongkar
adalah dilakukan setelah langkah 10.  Pengiriman barang ke tempat tujuan bongkar dilakukan melalui trailer dan truck.  Menentukan jenis dan jumlah truck/armada yang digunakan untuk mengangkut barang import disesuaikan dengan jumlah barang dan berat barang, serta jumlah peti kemas yang diimpor. Pengiriman barang dilakukan dapat dilakukan oleh perusahaan jasa pengangkutan, EMKL dan atau freight forwarder.

Demikianlah 10 langkah dalam melakukan impor barang , kiranya dapat bermanfaat. (Antoni Tampubolon)*

Sumber : http://rumaheksporimpor.blogspot.com/

* Praktisi  logistik dan Pengajar di Pusat Pendidikan dan Pelatihan Ekspor Indonesia (PPEI) dan INFA INSTITUTE

 

  • Hot news
  • Most Popular

Aplikasi Incoterms bagi Marketing Freight Forwarding ...

“Seorang marketing freight forwarding XYZ mendapatkan permintan harga pengiriman barang dari ...

Read details

10 Langkah Impor Barang

Seorang calon importir A bertanya pada suatu forum : “Bagaimana saya mengimpor barang mesin dari ...

Read details

Impor Itu Mudah ?

Impor adalah kegiatan memasukkan barangke dalam daerah pabean. Pada umumnya, masyarakat menilai ...

Read details

10  Langkah Ekspor Barang

“ Seorang anak muda bertanya pada suatu forum: Bagaimanakah melakukan ekspor ? "Ekspor adalah ...

Read details

Biaya FOB Jakarta

" Seorang calon eksportir Mr. Jonathan bertanya disuatu forum : berapa estimasi biaya pengurusan ...

Read details

10 Permasalahan Tentang Bill Of Lading

Bill of lading adalah dokumen yang diterbitkan oleh pengangkut (carrier) dan atau freight ...

Read details

Galery

SUI Logistics

  • Jl. Pam Lama No. 20 C
    Kel. Bendungan Hilir
    Kec. Tanah Abang
    Jakarta Pusat - 10210
  • (+62-21) 573 2628
    (+62-21) 570 3401
  • Customer Service : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Marketing : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.
  • Operasional : This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Tentang Perusahaan

PT. Sahabat Utama Indonesia dengan merek SUI Logistics adalah salah satu perusahaan swasta nasional yang bergerak dalam bidang jasa pengurusan transportasi (freight forwarding) yang berdiri sejak tahun 2005. SUI logistics terus mengalami pertumbuhan bisnis dengan membuka cabang di Medan, Sumatera Utara pada tahun 2012.

Exclusive Email Offers

Get exclusive Millennium & Copthorne offers delivered right to your inbox

Scroll to top